Senin, 14 Mei 2012

GUNUNG ANGKER DI INDONESIA

5 Gunung Paling Angker di Indonesia Gunung angker selalu menakutkan salah satunya yang
menjadi koraban gunung angker adalah pesawat
Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak sampai
saat ini masih menjadi misteri apa penyebap pesawat
itu sampai jatuh ada dugan bahwa pesawat Sukhoi
superjet itu jatuh akibat keangkeran dari Gunung Salak yang memancarkan aura mistis. Aura mistis sangat
kental di kawasan Gunung Salak, ternyata selain
gunung Salak di Indonesia ini masih ada beberapa
Gungung yang di anggap angker dan memacarkan aura
mistis oleh masyarakat kamu mau tahu gunung apa aja
itu simak 5 Gunung paling angker di Indonesia berikut ini seperti di kutip dari okezone.com. 1. Gunung Salak, Jawa Barat Gunung yang menjadi lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi
Superjet 100 ini dikenal sebagai tempat yang
menyimpan banyak misteri. Pesawat Sukhoi yang jatuh
pada 9 Mei 2012 bukanlah pesawat pertama yang jatuh
di gunung ini. Sebelumnya, sudah ada enam kali
pesawat jatuh di kawasan Gunung Salak. Gunung yang menjadi wisata pendakian ini juga kerap
menuai kisah misteri dari para pendakinya. Banyak
pendaki yang mendengar suara gamelan atau bahkan
hingga melihat penampakan mahluk halus saat
mendaki Gunung Salak. Bahkan, tidak sedikit pendaki
yang hilang di Gunung Salak. Selain pendakian, tempat wisata lain di Gunung Salak
juga dianggap mistis, contoh Kawah Ratu dan Curug
Seribu yang juga banyak menelan korban. Tak sedikit
wisatawan tewas karena keracunan belerang di
Kawah Ratu atau tenggelam saat berenang di kolam
Curug Seribu. Hal ini mengundang banyak cerita misteri di Gunung Salak. 2. Gunung Halimun, Jawa Barat Gunung Halimun merupakan gunung yang terletak di
antara Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan
Kabupaten Lebak. Gunung dengan ketinggian sekira
1.925 mdpl ini dikelilingi oleh Taman Nasional Gunung
Halimun Salak. Di sebelah timur gunung ini terdapat
Gunung Salak. Di wilayah sekitar Halimun Bogor dan sekitarnya ada
benteng-benteng milik Prabu Siliwangi yang tak
kelihatan, pusat kerajaan ada di Gunung Salak,
sebenarnya ini sudah menjadi rahasia umum. Catatan sejarah soal Kerajaan Siliwangi pasca
kehancurannya setelah diserang Kesultanan Banten
pada 1620-an. Konon, ratusan macan gembong atau
harimau bertempat tinggal di sebuah bangunan dekat
Kebun Raya Bogor sekarang. Selain itu, ditemukan rawa berisi badak di sekitar
Sawangan. Tempat ini dahulunya dinamakan Rawa
Badak, dimana di bagian ujungnya ditemukan situs parit
dan bekas tembok keraton yang dijadikan sarang
macan. Kini, sarang macan ini dikenal pertigaan
beringin di Sawangan. Selain catatan-catatan arkeologi, ada catatan mistis tentang segitiga Bogor. Sisa-sisa dari Laskar Perang Bubat melarikan diri ke
Gunung Salak, sementara sisa-sisa dari punggawa
Siliwangi yang diserang Banten lari ke Gunung Halimun.
Tempat dimana seringnya pesawat menghilang ini
mirip Segitiga Bermuda dan Segitiga Formosa.
Gunung Halimun dan Gunung salak mirip Gunung Lawu yang disucikan Majapahit; tak boleh ada yang melintasi
diatasnya, burungpun bisa mati bila melewati satu titik
tanah yang sakral. 3. Gunung Lawu, perbatasan Jawa Tengah & Jawa Timur Gunung Lawu (3.265 m) terletak di Pulau Jawa,
Indonesia, tepatnya di perbatasan Provinsi Jawa
Tengah dan Jawa Timur. Status gunung ini adalah
gunung api “istirahat” dan telah lama tidak aktif,
terlihat dari rapatnya vegetasi serta puncaknya yang
tererosi. Di lerengnya terdapat kepundan kecil yang masih mengeluarkan uap air dan belerang. Gunung Lawu memiliki tiga puncak, yakni Puncak Hargo
Dalem, Hargo Dumiling, dan Hargo Dumilah. Yang
terakhir ini adalah puncak tertinggi. Di lereng gunung ini terdapat sejumlah tempat yang
populer sebagai tujuan wisata, terutama di daerah
Tawangmangu, Cemorosewu, dan Sarangan. Agak ke
bawah, di sisi barat terdapat dua komplek percandian
dari masa akhir Majapahit, yakni Candi Sukuh dan Candi
Cetho. Di kaki gunung ini juga terletak komplek pemakaman
kerabat Praja Mangkunagaran, yaitu Astana Girilayu
dan Astana Mangadeg. Di dekat komplek ini terletak
Astana Giribangun, pemakaman untuk keluarga
presiden kedua Indonesia, Soeharto. Gunung Lawu menyimpan sejumlah teka-teki yang
hingga kini masih menjadi misteri, terutama pada tiga
puncak utamanya yang menjadi tempat penuh mitos
bagi masyarakat Jawa. Puncak Hargo Dalem diyakini
sebagai tempat pemusnahan diri Raja Majapahit Prabu
Brawijaya Pamungkas. Sementara, Harga Dumilah merupakan lokasi penuh misteri yang menjadi tempat
olah batin dan bersemedi. Gunung Lawu disebut-sebut sebagai pusat kegiatan
spiritual di Tanah jawa, yang bertalian erat dengan
budaya dan tradisi Keraton Yogyakarta. Tak heran,
setiap orang yang hendak melakukan pendakian ke
puncak Gunung Lawu harus memahami dan mematuhi
segala larangan. Jika melanggar, maka orang tersebut diyakini akan celaka saat mendaki Gunung Lawu. 4. Gunung Ceremai, Jawa Barat Gunung Ceremai merupakan gunung tertinggi di Jawa
Barat dengan ketinggian 3.078 meter di atas
permukaan laut. Gunung ini memiliki kawah ganda.
Kawah barat yang beradius 400 m terpotong oleh
kawah timur yang beradius 600 meter. Pada ketinggian
sekira 2.900 meter dpl di lereng selatan terdapat bekas titik letusan yang dinamakan Gowa Walet. Gunung Ciremai dengan jalur mautnya dan seringnya
jatuh korban dari para pendaki ternyata menimbulkan
berbagai kisah menyeramkan. Beberapa kawasan di
gunung ini diceritakan memiliki aura mistik yang kental.
Salah satunya situs Kuburan Kuda, yang merupakan
kuburan kdua tentara Jepang di masa penjajahan. Jika melewati daerah ini sering terdengar ringkikan kuda
tanpa ada wujudnya. Ada pula Situs Papa Tere, yang dianggap angker karena
pernah terjadi pembunuhan terhadap seorang anak
oleh ayah tirinya. Situs Sangga Buana dan Pengasungan
juga dikabarkan angker karena sering terdengar derap
langkah kaki para serdadu Jepang. Menurut cerita,
tempat ini dulunya menjadi tempat pembuangan tawanan perang dari Indonesia. 5. Gunung Merapi, Yogyakarta Gunung Merapi adalah gunung berapi di bagian tengah
Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api
teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam
administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa
Yogyakarta. Gunung ini sangat berbahaya karena
menurut catatan modern mengalami erupsi (puncak keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan
dikelilingi oleh pemukiman yang sangat padat. Selain itu, Gunung Merapi juga dipercaya sebagai
tempat keraton makhluk halus. Panembahan Senopati
pendiri kerajaan Mataram memperoleh kemenangan
dalam perang melawan kerajaan Pajang dengan
bantuan penguasa Merapi. Gunung Merapi meletus
hingga menewaskan pasukan tentara Pajang, sisanya lari pontang-panting ketakutan. Penduduk yakin bahwa
Gunung Merapi selain dihuni oleh manusia juga dihuni
oleh makhluk- makhluk lainnya yang mereka sebut
sebagai bangsa alus atau makhluk halus. Tempat-tempat yang paling angker di Gunung Merapi
adalah kawah Merapi sebagai istana dan pusat keraton
makhluk halus Gunung Merapi. Di bawah puncak
Gunung Merapi ada daerah batuan dan pasir yang
bernama “Pasar Bubrah” yang oleh masyarakat
dipercaya sebagai tempat yang sangat angker. “Pasar Bubrah” tersebut dipercaya masyarakat sebagai
pasar besar Keraton Merapi dan pada batu besar yang
berserakan di daerah itu dianggap sebagai warung dan
meja kursi makhluk halus. "Makin tau makin banyak ilmu.."